Jumat, 27 Agustus 2010

Penguatan Positif Dari Seorang Guru

Untuk membangkitkan gairah dalam mengikuti pelajaran, diperlukan upaya guru dalam memberi penguatan terhadap bentuk-bentuk tingkah laku siswa yang dinilai positif. Cara memberikan penguatan ini dapat berbentuk kata-kata pujian, gerakan anggota tubuh yang menyatakan setuju, senyuman, dan bentuk-bentuk gerakan lain yang dapat menyenangkan siswa.

Penguatan adalah bentuk respon guru dengan menggunakan ucapan (verbal/non verbal) terhadap perilaku yang ditunjukan oleh siswa. Adapun tujuan memberikan penguatan salah satunya adalah memberikan umpan balik bagi siswa atas prilakunya, sehingga dapat mengendalikan prilaku siswa yang negatif menjadi positif.

JENIS-JENIS PENGUATAN
1. PENGUATAN VERBAL
   a. Penguatan verbal berbentuk kata-kata pujian, penghargaan,    persetujuan, dsb.
       Contohnya ucapan bagus, betul, pintar, ya, cantik, dsb
   b. Penguatan verbal berbentuk kalimat. Contohnya guru mengucapkan,      "Ibu bangga dengan prestasi belajarmu."


2. PENGUATAN NON VERBAL
   a. Penguatan dengan gerakan isyarat dari anggota tubuh seperti: gerakan kepala, wajah ceria, wajah mendung, tersenyum, tertawa, kontak pandang mata, tepuk tangan, mengangkat ibu      jari tangan.
   b. Penguatan dengan sentuhan seperti memegang atau menepuk bahu, menggusap kepala, jabat tangan       
3. Penguatan dengan memberi hadiah

Agar anak didik lebih termotivasi, seorang guru tidak akan ragu untuk memberikan penguatan terhadap tindakan/perilaku anak yang dinilai positif meski kecil artinya seperti membuang sampah pada tempatnya atau membantu menghapus white board seusai pelajaran.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar