Kamis, 17 Juni 2010

Mengatasi Anak Susah Konsentrasi Belajar

nak saya umur 7 tahun 5 bulan semenjak kami pindah sekolah anak saya jadi susah untuk berkonsentrasi padahal udah 7 bulan masuk sekolah jadi nilainya langsung turun drastis, Bagaimana caranya agar dia bisa seperti dulu dan mudah untuk diajak belajar?
gugun



Jawaban

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Bapak Gugun yang dimuliakan Allah SWT.........
Dalam belajar banyak faktor untuk menunjang keberhasilan dari hasil pembelajaran. Di antaranya adalah : kurikulum yang digunakan, strategi pembelajaran, metode, kualitas guru yang mengajar, media pembelajaran dan lain-lainnya. Meskipun dari semua sistem tersebut tak kalah penting adalah apakah guru memahami gaya belajar setiap individu anak didiknya.
Anak usia SD (Sekolah Dasar), terutama kelas 1-3, biasanya masih sangat tergantung dengan guru yang mengajar mereka. Karena kemandirian usia kelas 1-3 SD belum muncul. Anak-anak masih dalam masa peralihan dari sekolah Taman Kanak-kanak menuju jenjang yang lebih serius yaitu Sekolah Dasar.
Sudah sangat wajar dan kewajiban seorang gurulah untuk membantu anak-anak tersebut melewati masa kanak-kanaknya. Dengan membimbing mereka menjadi lebih mandiri dan belajar bertanggung jawab dalam proses pembelajaran.
Oleh karena gaya belajar anak berbeda-beda antara anak yang satu dengan anak yang lainnya. Ada baiknya guru atau pun orang tua mampu memahami gaya belajar anak dengan bijak. Gaya belajar anak lazimnya ada 3 (tiga) tipe :
  1. Gaya belajar Visual, yaitu dalam proses pembelajaran seorang anak harus melihat, memperhatikan dan menyimak dengan seksama materi pembelajaran yang disampaikan guru.
  2. Gaya belajar Auditori, yaitu pembelajaran seorang anak dengan cara mendengarkan saja materi pembelajaran dari gurunya. Terkadang si anak sambil melakukan kegiatan yang lain pun tetap bisa memahami apa yang disampaikan oleh guru.
  3. Gaya belajar Kinestetik, yaitu dalam proses pembelajaran seorang anak harus benar-benar merasakan, menyentuh dan mempraktekkan materi pelajaran yang disampaikan oleh guru.
Dan untuk setiap anak bisa jadi tidak hanya memiliki 1 (satu) tipe gaya belajar. Ada yang 2 (dua)tipe bahkan ketiganya. Selanjutnya ada baiknya dikonsultasikan pula kepada guru BK di sekolahnya. Sehingga jika pun ada masalah lain, bisa segera dibantu dengan cepat. Bukankah hal yang paling menyenangkan bagi seorang guru atau pun orang tua adalah ketika kita bisa membantu melepaskan kesulitan apapun yang diderita oleh anak-anak kita ?
Ok, sukses untuk ananda ya...Pak.
Wallahu a'lam bisshawab.
Namih AlFaisal, S. Pd.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar